Jelang Pergantian Tahun, Pedagang Kembang Api dan Terompet Bermunculan
POSKOTAKALTIMNEWS.COM,
KUKAR : Menjelang pergantian
tahun dari 2023 ke 2024, pedagang kembang api dan terompet mulai bermunculan di
sejumlah titik kawasan pasar Tangga Arung, Tenggarong.
Pedagang kembang api dan terompet merupakan pedagang
musiman, karena mereka mengelar dagangannya tersebut hanya pada momen tertentu
seperti Natal, Tahun Baru, maupun Ramdhan.
Salah satu pedagang kembang api dan terompet di Jalan Maduningrat
Muhammad Amir mengatakan, momen Natal
2023 dan jelang tahun baru 2024 merupakan kesempatan untuk berjualan
terompet dan kembang api. Karena pada momen inilah banyak masyarakat yang
mencari terompet dan kembang api untuk menyenangkan buah hatinya.
"Ini merupakan kesempatan untuk meningkatkan
perekonomian keluarga, kalau tahun lalu penjualan bisa mencapai sekitar Rp20
juta," kata Muhammad Amir pada awak media, Jum'at (29/12/2023).
Ia menyebutkan, ada berbagai macam jenis kembang api
yang dijual, mulai dari yang kecil harga 5 ribu hingga yang berukuran besar dengan
harga mencapai 250 ribu. Sedangkan untuk jenis terompet juga berbagai macam
ukuran dan jenis, mulai dari 10 ribu hingga 25 ribu.
"Barang dagangan tersebut dibeli dari Samarinda
dan pulau Jawa, di Tenggarong tidak ada pabriknya," sebutnya.
Dirinya mengakui bahwa, pada momen nataru tahun-tahun sebelumnya
dalam sehari saja, dia bisa menghasilkan 200-300 ribu. Namun Ia menilai ditahun
ini sepertinya terjadi penurunan penjualan kembang api dan terompet tersebut.
"Saya berharap dagangan yang dibawa tersebut bisa habis terjual semua, dan apabila tak habis bisa disimpan untuk dijual pada momen berikutnya," ungkapnya.
Dirinya mengungkap berjualan kembang api dan terompet
tersebut merupakan usaha sampingan. “Usaha pokok saya berjualan jam,"
tutupnya. (riz)